KOTA JAMBI, Selasa 6 Oktober 2026— Kawasan Kota Tua Jambi menjadi pusat kegiatan ekonomi kreatif dan kuliner melalui Jambi Artistry Gastronomy Festival (JAG Fest) 2026 yang berlangsung pada 3–4 Oktober 2026. Festival ini menghadirkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), komunitas kreatif, serta beragam hiburan untuk menarik minat masyarakat.
Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha menghadiri pembukaan festival tersebut. Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi bagi berbagai komunitas sekaligus sarana promosi produk lokal guna memperluas pasar dan mendorong transaksi ekonomi masyarakat.
JAG Fest 2026 menyuguhkan beragam atraksi, mulai dari wisata kuliner Nusantara, jajanan legendaris, food truck, hingga kreasi kuliner khas Jambi. Festival ini juga melibatkan komunitas dengan latar belakang beragam, seperti K-Pop, budaya Jepang, otomotif, dan komunitas kreatif lokal.
Selain itu, pengunjung dapat menikmati pertunjukan musik yang menampilkan talenta lokal serta mengikuti berbagai kegiatan interaktif dan pembagian hadiah atau giveaway.
Dalam sambutannya, Diza mengapresiasi penyelenggaraan JAG Fest 2026 yang dinilai dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyalurkan kreativitas sekaligus membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha lokal.
Menurutnya, kegiatan berbasis komunitas dan ekonomi kreatif memiliki peran dalam menjaga aktivitas ekonomi masyarakat, terutama dengan memberikan ruang promosi dan mempertemukan pelaku UMKM dengan calon konsumen.
Penyelenggaraan JAG Fest 2026 berlangsung ketika kondisi udara di Kota Jambi sedang terdampak kabut asap. Meski demikian, Pemerintah Kota Jambi bersama PT Siginjai Sakti tetap mendukung penyediaan ruang bagi masyarakat untuk berkreasi dan menjalankan aktivitas ekonomi.
Melalui festival tersebut, pelaku UMKM diharapkan memperoleh kesempatan untuk memperkenalkan produk, menjangkau konsumen baru, serta meningkatkan transaksi selama kegiatan berlangsung.
Di sisi lain, kondisi udara menjadi perhatian dalam pelaksanaan kegiatan luar ruangan. Diza mengimbau masyarakat dan pengunjung agar tetap menjaga kesehatan dengan menggunakan masker sebagai langkah pencegahan terhadap risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap.
Imbauan tersebut menjadi penting agar aktivitas masyarakat selama festival tetap memperhatikan aspek kesehatan dan keselamatan.
Kolaborasi antara Pemerintah Kota Jambi, PT Siginjai Sakti, panitia penyelenggara, dan komunitas lokal diharapkan dapat memperkuat pemanfaatan kawasan Kota Tua Jambi sebagai ruang publik yang produktif.
Kawasan bersejarah tersebut berpeluang dikembangkan tidak hanya sebagai tempat untuk mengenal jejak sejarah kota, tetapi juga sebagai pusat kegiatan seni, budaya, kuliner, dan ekonomi kreatif.
Melalui penyelenggaraan festival seperti JAG Fest, kawasan Kota Tua Jambi diharapkan semakin dikenal masyarakat dan mampu membuka peluang usaha bagi pelaku ekonomi lokal.
Keberlanjutan kegiatan serupa juga diharapkan dapat memperkuat keterlibatan komunitas, memperluas promosi produk lokal, serta mendukung pengembangan destinasi kreatif di Kota Jambi.












