JAMBI, Sabtu 10 Oktober 2026 — Wali Kota Jambi Maulana menyalurkan bantuan satu tangki air bersih kepada warga RT 15, Kelurahan Eka Jaya, Kecamatan Paal Merah, di tengah musim kemarau berkepanjangan yang menyebabkan masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih.
Bantuan tersebut disalurkan melalui Perumdam Tirta Mayang saat Maulana menyerahkan manfaat Program Kampung Bahagia Tahap II Tahun 2026 kepada masyarakat setempat, Sabtu (10/10/2026).
Penyerahan program berlangsung setelah Maulana melaksanakan salat Subuh berjamaah bersama warga di Masjid Jami’atul Babussalam, Kecamatan Paal Merah. Kegiatan itu juga menjadi kesempatan bagi pemerintah kota untuk mendengar langsung berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Maulana mengatakan, keluhan warga mengenai kesulitan memperoleh air bersih menjadi perhatian pemerintah daerah. Karena itu, ia meminta agar kebutuhan mendesak tersebut segera ditindaklanjuti melalui penyaluran bantuan air bersih.
“Hari ini kami juga langsung menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait kekeringan dengan mendistribusikan bantuan air bersih. Insyaallah, air bersih ini dapat segera dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan warga,” ujar Maulana.
Menurut dia, penanganan persoalan yang dihadapi masyarakat perlu dilakukan secara responsif, terutama ketika menyangkut kebutuhan dasar seperti ketersediaan air bersih.
Kampung Bahagia Salurkan Sarana untuk Warga
Selain bantuan air bersih, warga RT 15 juga menerima manfaat Program Kampung Bahagia Tahap II Tahun 2026. Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada Ketua RT 15, Agus Purwanto.
Bantuan yang diberikan meliputi gerobak motor untuk operasional pengelolaan sampah berbasis masyarakat (OPBM), alat pemotong rumput, peralatan pendukung kegiatan ekonomi, genset, serta sejumlah perlengkapan untuk menunjang kebutuhan sosial kemasyarakatan.
Maulana menjelaskan, Program Kampung Bahagia dirancang untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan lingkungan, sosial, dan ekonomi di tingkat rukun tetangga (RT).
“Alhamdulillah, hari ini kita menyerahkan berbagai sarana dan prasarana melalui Program Kampung Bahagia agar dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat. Kami berharap seluruh barang ini dijaga dan digunakan sebaik-baiknya untuk kepentingan bersama,” katanya.
Ia menegaskan, keberhasilan program tidak hanya diukur dari penyaluran bantuan, tetapi juga dari kemampuan masyarakat dalam merawat dan memanfaatkan fasilitas tersebut secara berkelanjutan.
Oleh karena itu, keterlibatan warga dinilai penting agar sarana yang diberikan dapat mendukung kebersihan lingkungan, aktivitas ekonomi, dan berbagai kebutuhan sosial masyarakat.
Tahap II Menyasar 787 RT
Pemerintah Kota Jambi melanjutkan pelaksanaan Program Kampung Bahagia Tahap II Tahun 2026 dengan sasaran sebanyak 787 RT di seluruh wilayah Kota Jambi.
Sementara itu, pelaksanaan Tahap I sebelumnya telah menjangkau 797 RT dengan tingkat penyelesaian yang dilaporkan mencapai 100 persen.
Pemkot Jambi berharap pelaksanaan Tahap II berjalan sesuai rencana sehingga manfaat program dapat dirasakan masyarakat secara merata.
Maulana juga mendorong masyarakat untuk berperan aktif dalam setiap tahapan program, mulai dari pemanfaatan hingga pemeliharaan fasilitas yang telah diserahkan.
Menurut dia, Program Kampung Bahagia tidak hanya berorientasi pada penyediaan sarana dan prasarana, tetapi juga diharapkan mampu memperkuat budaya gotong royong serta mendorong kemandirian masyarakat.
Ketua RT Apresiasi Program
Ketua RT 15, Agus Purwanto, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Jambi atas pelaksanaan Program Kampung Bahagia yang dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih atas adanya Program Kampung Bahagia. Alhamdulillah, masyarakat RT 15 dapat merasakan dan menikmati manfaat program ini,” ujar Agus.
Ia menyatakan, warga RT 15 siap berpartisipasi dalam menjaga dan memanfaatkan fasilitas yang telah diterima agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Di sisi lain, persoalan kekeringan yang disampaikan warga menjadi perhatian tersendiri dalam kunjungan tersebut. Penyaluran satu tangki air bersih diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat di tengah keterbatasan air akibat musim kemarau.
Pemerintah Kota Jambi berharap pelaksanaan Program Kampung Bahagia yang disertai respons terhadap persoalan warga dapat memperkuat pelayanan publik, meningkatkan kualitas lingkungan, serta mendorong terwujudnya masyarakat yang mandiri dan sejahtera.












