REPORTASEKINI.COM | JAMBI — Pemerintah Kota Jambi menargetkan peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat melalui penyelenggaraan tiga agenda berskala nasional sepanjang November 2026. Ribuan peserta dan delegasi dari berbagai daerah di Indonesia diperkirakan akan datang dan menginap di Kota Jambi.
Kehadiran para peserta tersebut diharapkan mampu mendorong perputaran ekonomi di berbagai sektor, mulai dari perhotelan, transportasi, restoran, kuliner hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Wali Kota Jambi Maulana mengatakan, penyelenggaraan agenda nasional tersebut menjadi peluang strategis untuk meningkatkan kunjungan ke Kota Jambi sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.
Menurut Maulana, aktivitas ribuan peserta selama berada di Kota Jambi akan menciptakan transaksi ekonomi yang berdampak langsung terhadap pelaku usaha lokal.
“Tujuan utama dari seluruh kegiatan ini adalah bagaimana Kota Jambi semakin ramai dikunjungi wisatawan dan memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi serta pergerakan ekonomi riil masyarakat. Ribuan orang akan datang dan berada di Kota Jambi dalam waktu yang cukup lama. Ini tentu akan menggerakkan transaksi di hotel, transportasi, restoran, UMKM, dan berbagai pusat ekonomi masyarakat,” ujar Maulana, Jumat (6/11/2026).
Adapun tiga agenda nasional yang akan diselenggarakan di Kota Jambi yakni Forum Nasional Kota Cerdas 2026 yang dirangkai dengan Smart City Festival, Healthy Cities Summit (HCS) ke-7, serta Forum Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) se-Indonesia yang akan dilengkapi dengan pameran teknologi kesehatan.
Maulana menjelaskan, berbagai agenda tersebut diharapkan menjadi salah satu stimulus untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi Kota Jambi, terutama setelah aktivitas ekonomi sempat terdampak bencana kabut asap beberapa waktu lalu.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang disampaikan Maulana, pertumbuhan ekonomi Kota Jambi mengalami penurunan dari 5,44 persen menjadi 5,04 persen.
Karena itu, pemerintah daerah berupaya memanfaatkan momentum penyelenggaraan kegiatan nasional untuk mendorong kembali aktivitas ekonomi masyarakat dan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi sepanjang 2026.
Meski demikian, Maulana juga menyinggung capaian pertumbuhan ekonomi Kota Jambi pada 2025 yang tercatat sebesar 5,13 persen.
Ia menyebutkan, kesiapan penyelenggaraan ketiga agenda tersebut terus dimatangkan. Sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), liaison officer (LO), serta pelaku usaha di sektor perhotelan, restoran, kuliner dan transportasi telah melakukan berbagai persiapan.
“Alhamdulillah, sejauh ini seluruh OPD sudah sangat siap. LO juga sudah kita persiapkan, begitu pula para pengusaha hotel, restoran, kuliner, dan transportasi. Mereka menyambut baik berbagai event ini karena tentu memberikan peluang dan manfaat bagi perekonomian daerah,” ungkapnya.
Pemkot Jambi berharap penyelenggaraan tiga agenda nasional tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu memberikan efek berganda (multiplier effect) bagi perekonomian daerah.
Dengan meningkatnya jumlah kunjungan dan aktivitas transaksi selama kegiatan berlangsung, manfaat ekonomi diharapkan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan sektor usaha lokal.












