Komitmen PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) melalui Departemen PT NHM Peduli dalam mendukung percepatan penanganan stunting di wilayah lingkar tambang terus diwujudkan melalui aksi nyata.
Tim NHM Peduli telah menuntaskan kegiatan verifikasi dan penimbangan anak-anak yang terindikasi stunting di 74 desa dari total 83 desa yang tersebar di lima kecamatan wilayah lingkar tambang Kabupaten Halmahera Utara.
Lima kecamatan tersebut yakni Kao, Kao Teluk, Kao Barat, Kao Utara dan Malifut.
Kegiatan penimbangan dilakukan secara langsung di desa-desa dengan melibatkan tenaga medis dan Babinsa sebagai bentuk kolaborasi dalam memastikan proses pendataan dan pemantauan kondisi anak berjalan dengan baik.
Kehadiran Tim NHM Peduli di lapangan mendapat sambutan positif dari masyarakat, khususnya para orang tua anak-anak yang mengikuti kegiatan penimbangan. Mereka menyambut baik perhatian dan kepedulian yang diberikan melalui program tersebut.
Munir: Bukan Sekadar Menimbang, Tetapi Memastikan Anak Terpantau
Penanggung Jawab Program stunting NHM Peduli, Munir Radjabessy, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar proses penimbangan, tetapi merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk mengetahui dan memantau kondisi tumbuh kembang anak di wilayah lingkar tambang.
“Kegiatan ini bukan hanya sekadar penimbangan. Ini merupakan langkah penting untuk mengetahui kondisi anak secara langsung di lapangan dan memastikan mereka mendapatkan perhatian serta pemantauan secara berkelanjutan,” ujar Munir.
Menurutnya, penanganan stunting membutuhkan keterlibatan bersama. Karena itu, NHM Peduli terus membangun kolaborasi dengan masyarakat, tenaga kesehatan, pemerintah desa maupun aparat kewilayahan.
“Kami mengapresiasi dukungan para orang tua, tenaga medis dan Babinsa yang telah bersama-sama mendampingi kegiatan ini. Kolaborasi semua pihak sangat penting agar upaya pencegahan dan penanganan stunting dapat berjalan maksimal,” katanya.
Munir menambahkan, NHM Peduli akan terus berupaya menghadirkan program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung kesehatan dan masa depan anak-anak di wilayah lingkar tambang.
“Anak-anak adalah generasi masa depan. Karena itu, perhatian terhadap kesehatan dan tumbuh kembang mereka merupakan tanggung jawab kita bersama. NHM Peduli akan terus hadir dan berkolaborasi bersama masyarakat,” tegasnya.
Menjangkau Puluhan Desa
Berdasarkan hasil verifikasi lapangan, sebanyak 74 desa telah dijangkau Tim NHM Peduli.
Di Kecamatan Kao, kegiatan mencakup Desa Kao, Waringin Lelewi, Jati, Sasur, Kusu, Popon, Kukumutuk, Patang, Biang, Waringin Lamo, Goruang, Kusu Lovra dan Sumber Agung.
Di Kecamatan Kao Utara, meliputi Gamlaha, Doro, Boulamo, Daru, Bobale, Bori, Wateto, Tunuo dan Dowongimaiti.
Sementara di Kecamatan Kao Barat, Tim NHM Peduli menjangkau Momoda, Ngoali, Gagaapok, Makarti, Toliwang, Tolabit, Tuguis, Sangaji Jaya, Soahukum, Leleseng, Kai, Pitago, Soamaetek, Bailengit, Parseba, Toboulamo, Torawat, Takimo, Wonosari, Beringin Agung dan Margomulyo.
Kemudian di Kecamatan Malifut, desa yang telah diverifikasi yakni Tahane, Matsa, Ngofakiaha, Samsuma, Ngofagita, Malapa, Mailoa, Ngofabobawa, Tafasoho, Talapao, Sabaleh, Tabobo, Balisosang, Sosol, Gayok, Bukit Tinggi, Terpadu dan Peleri.
Sedangkan di Kecamatan Kao Teluk, meliputi Tetewang, Dum-Dum, Tabanoma, Barumadehe, Makaeling, Akelamo Kao, Akelamo Raya, Gamsungi, Tiowor, Bobaneigo, Pasir Putih dan To Igo.
Tuntasnya kegiatan di 74 desa tersebut menjadi bagian dari komitmen NHM Peduli untuk terus hadir di tengah masyarakat. Program ini diharapkan dapat memperkuat pemantauan tumbuh kembang anak sekaligus mendukung upaya bersama dalam menekan angka stunting di wilayah lingkar tambang.
NHM Peduli menegaskan bahwa keberlanjutan program, kolaborasi lintas sektor dan keterlibatan aktif keluarga menjadi kunci dalam menciptakan generasi yang lebih sehat dan memiliki masa depan yang lebih baik.






