Dano Minta Maaf kepada Dodi Hendra, Sosok Berhati Baik Jadi Sorotan

Terbaru262 Dilihat

TANAHDATAR – Gugatan perkara perdata yang diajukan Muldo Dano Alzamendi terhadap Dodi Hendra di Pengadilan Negeri Batusangkar akhirnya berakhir damai. Perdamaian tersebut tercapai setelah Muldo Dano Alzamendi menyampaikan permohonan maaf atas kesalahpahaman yang selama ini terjadi.

“Atas kesalahpahaman yang terjadi selama ini, saya telah meminta permohonan maaf kepada Dodi Hendra sebagai dasar perdamaian atas gugatan yang sempat membuat gaduh di wilayah hukum Pengadilan Negeri Batusangkar,” ujar Muldo Dano Alzamendi kepada wartawan di Batusangkar, Rabu (20/5/2026).

Selain itu, dalam kesepakatan damai tersebut, pihak Dodi Hendra juga disebut sepakat untuk mencabut laporan kepolisian yang sebelumnya diajukan ke Polres Tanah Datar.

“LP di Polres Tanah Datar atas nama pelapor Dodi Hendra dan terlapor atas nama Muldo Dano Alzamendi juga disepakati akan dicabut,” tambahnya.

Diketahui, gugatan perkara perdata tersebut sebelumnya terdaftar di Pengadilan Negeri Batusangkar Kelas II dengan Nomor Register Perkara 4/Pdt.G/2026/PN Batusangkar.

Menanggapi perdamaian tersebut, Pengamat Sosial dan Praktisi Media, Budi Gunawan menilai langkah damai yang ditempuh kedua belah pihak merupakan keputusan yang tepat dan bijaksana.

Menurut Budi, sosok Dodi Hendra dikenal sebagai pribadi yang berhati baik dan tidak mudah terpancing untuk membalas perlakuan yang tidak menyenangkan terhadap dirinya.

“Dodi Hendra adalah tokoh yang berhati baik. Meski dizalimi, beliau tidak seketika mau membalas, namun lebih banyak memilih memaafkan,” ujar Budi Gunawan.

Ia juga menyebut, karakter dan prinsip yang dimiliki Dodi Hendra membuatnya tetap dihormati banyak orang di berbagai keadaan.

“Dodi Hendra itu adalah emas. Bagaimanapun keadaannya, tetap menjadi emas. Beliau dikenal sebagai sosok yang bijaksana dalam berteman maupun ketika menghadapi persoalan di pengadilan,” lanjutnya.

Budi juga mengapresiasi sikap Muldo Dano Alzamendi yang bersedia meminta maaf demi mengakhiri persoalan yang sempat bergulir.

“Terkait persoalan ini, Dano juga telah bersikap bijaksana dengan mau meminta maaf. Saya melihat ini merupakan tindakan yang sudah benar. Daripada semua berlarut-larut, lebih baik berdamai. Tidak ada masalah yang tidak bisa dibicarakan dengan baik,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *