JAMBI, 2 September 2026 – Keselamatan dan kesehatan pelanggan adalah harga mati yang tidak bisa ditawar. Menghadapi ancaman darurat lingkungan berupa temuan genangan minyak di area Intake Sejinjang, Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Mayang Kota Jambi mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara operasional pengaliran air sejak Rabu (2/9) pukul 12.00 WIB.
Langkah cepat ini terpaksa diambil untuk memblokir potensi masuknya limbah minyak berbahaya ke dalam jalur transmisi air baku menuju Instalasi Pengolahan Air (IPA) Tanjung Sari. Manajemen PDAM Tirta Mayang memilih untuk mengorbankan waktu operasional produksi kurang lebih selama 6 jam, demi memastikan tidak ada satu tetes pun air tercemar yang mengalir ke bak mandi rumah warga.
Direktur Utama Perumda Tirta Mayang, Arianto, S.T., menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan ini, sekaligus memberikan pemahaman kepada publik bahwa keputusan ini adalah bentuk perlindungan maksimal bagi pelanggan.
“Kami memohon maaf atas terhentinya distribusi air siang ini. Namun, langkah ini harus kami ambil semata-mata sebagai bentuk kehati-hatian tingkat tinggi. Kami tidak akan mengambil risiko sekecil apa pun terhadap kesehatan masyarakat. Air yang diproduksi dan didistribusikan harus 100 persen memenuhi standar keamanan dan kualitas,” tegas Arianto.
PDAM Tirta Mayang tidak membiarkan masalah ini berlarut-larut. Saat ini, Tim Laboratorium dan Produksi Distribusi (Prodist) Perumda Tirta Mayang tengah bersiaga di lokasi dan melakukan pengecekan kualitas air secara intensif.
Guna menelusuri sumber minyak dan membersihkan area intake, PDAM telah menggandeng sinergi kekuatan penuh dari berbagai instansi, meliputi Pertamina, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi, Dinas Damkartan Kota Jambi, Satpol PP, hingga Camat Jambi Timur. Kolaborasi ini dilakukan untuk mempercepat pemulihan kondisi air baku di Sungai Batanghari.
Daftar Wilayah Terdampak
Selama proses sterilisasi dan pengecekan berlangsung, penghentian sementara operasional IPA Tanjung Sari akan berdampak pada sebagian wilayah di tiga kecamatan berikut:
- Kecamatan Jambi Selatan: Sebagian Kelurahan Pasir Putih, Thehok, Pakuan Baru, Wijaya Pura, dan Tambak Sari.
- Kecamatan Paal Merah: Sebagian Kelurahan Talang Bakung, Bakung Jaya, Eka Jaya, dan Payo Selincah.
- Kecamatan Jambi Timur: Sebagian Kelurahan Budiman, Kasang, Kasang Jaya, Rajawali, Sulanjana, Talang Banjar, Tanjung Pinang, dan Tanjung Sari.
Perumda Tirta Mayang mengimbau masyarakat untuk tetap tenang. Aliran air ke rumah-rumah pelanggan akan dinormalisasi secara bertahap segera setelah hasil uji laboratorium menyatakan bahwa kondisi air baku telah benar-benar bersih dari kontaminasi minyak dan aman untuk didistribusikan kembali.







